Image Preview
news & events
  • Ribuan Jamaah Hadiri Manasik Umroh 2017 dan Dzikir Akbar

    By admin on 06-Nov-2016

    JAKARTA ( Realita) - Acara Manasik Umroh 2017 serta Dzikir Akbar yang berlangsung di Mesjid Istiqlal, Pejambon Jakarta Pusat hari ini, Minggu (6/11) diikuti oleh ribuan jemaah yang berasal dari berbagai wilayah di DKI serta dari luar Jakarta.

    Acara yang berlangsung sejak pagi pukul 07.00 WIB ini dimaksudkan sebagai silaturahmi akbar, mengikat tali persaudaraan, berkomunikasi secara langsung dengan seluruh jamaah umroh first travel.
     

    umat muslim yang mengikuti manasik umrah dan dzikir akbar 

    Interaksi intens sejak dari tanah air kata pendiri First Travel, Andika Surahman, akan sangat berguna bagi sesama jamaah untuk saling membantu selama perjalanan ibadah umroh, baik ketika beribadah di Madinah maupun Mekah, bahkan hingga kepulangan ke tanah air.

    Jamaah pada acara tersebut mendapatkan panduan manasik sebagai sarana pembekalan agar mereka bisa beribadah dengan baik dan benar. Disiapkan pula panduan tatacara pelaksanaan ibadah umroh sesuai dengan rukun-rukunnya, wajibnya, sunnah-sunnahnya melalui peragaan dan penjelasan yang akan diberikan pembimbing sebelum keberangkatan ke tanah suci hingga kembali ke tanah air. Bhs


    http://realita.co/index.php?news=Ribuan-Jamaah-Hadiri-Manasik-Umroh-dan-Dzikir-Akbar~3b1ca0a43b79bdfd9f9305b812982962bcf80459af63812af82dbbbadf87a739

  • 40 Ribu Jamaah Ikuti Manasik Umrah First Travel

    By admin on 06-Nov-2016

    kabarumrahhaji.com – Sekitar 40 ribu calon jamaah umrah First Travel, Minggu (6/11), mengikuti kegiatan Manasik Umrah 2017 dan Dzikir Akbar yang digelar biro travel tersebut di Masjid Istiqlal, Jakarta. Mereka merupakan calon jamaah yang akan menunaikan ibadah umrah musim 1438 H/2017 yang pemberangkatannya mulai 16 November 2016 sampai Mei 2017.

    Para jamaah yang berasal dari Jabotabek dan daerah ini sudah memadati kawasan Masjidil Istiqlal sejak pukul 06.00 WIB. Lalu lintas jalanan di seputar masjid terbesar di Asia Tenggara ini pun tersendat  karena membludaknya jamaah yang mengikuti kegiatan manasik.

    Acara Manasik Umrah dan Dzikir Akbar dimulai dengan Pembaca Ayat Suci Al Qur’an  Ustadz Asep Al Hafidz, yang kemudian sambutanoleh Ketua Badan Pelaksana Pengelola Masjid Istiqlal (BPPMI) Dr. KH Muzammil Basyuni serta Founder First Travel Andika Surachman Siregar.

    manasik-ft1

    Menjelang siang, calon jamaah yang memenuhi empat lantai Masjid Istiqlal ini mendapat materi bimbingan manasik umrah dari H. Mughiroh Subhan. Ustadz yang juga purnawirawan tentara ini menyampaikan soal rukun dan wajib umrah, serta larangan-larangan dalam umrah. Kepada para hadirin, Ustadz Subhan juga mempraktikan cara mengenakan pakaian ihram baik untuk jamaah lelaki maupun perempuan.

    Setelah penyampaian materi manasik, para jamaah melakukan Dzikir & Do’a bersama yang dipimpin oleh Ustad  Muchtar Fatawi Al Hafidz. Menjelang dzuhur, acara Manasik Umrah dan Dzikir Akbar ini pun berakhir. (idn)

    http://www.kabarumrahhaji.com/40-ribu-jamaah-ikuti-manasik-umrah-first-travel/

  • Penyelengara Umroh Berharap Arab Saudi Tinjau Kebijakan Biaya Visa

    By admin on 06-Nov-2016

    Penyelengara Umroh Berharap Arab Saudi Tinjau Kebijakan Biaya Visa

     

    JawaPos.com – Perusahaan penyelenggara Umroh   berharap Pemerintah Kerajaan Arab Saudi bisa meninjau ulang  kebijakan pemberlakuan biaya visa haji dan umroh bagi jamaah  yang berangkat kedua kali  dalam kurun waktu tiga tahun.

    “(Kebijakan) Itu memang sudah diberlakukan. Jamaah ditarik 3 tahun ke belakang,” ujar PT First Anugrah Karya Wisata  (First Travel) Andika Surachman disela-sela Manasik Umrah dan Dzikir Akbar di Jakarta, Minggu (6/11).

    Dia mengakui tambahan  biaya Visa untuk jamaah Umroh yang berangkat kedua kali dalam tiga tahun itu memang cukup memberatkan jamaah. 

    “Kita berharap kebijakan itu bisa dipertimbangkan kembali,” harapnya.

    Kalaupun diberlakukan, harapnya, bisa dilakukan secara bertahap. 
     

    Pasalnya, dengan tambahan pungutan Visa 2.000 real (sekitar Rp 7 juta) akan memberatkan jamaah. “Tentunya kebijakan itu akan memberikan beban tambahan bagi jamaah,” ungkapnya.

    Pada bagian lain, Andika menyebut First Travel untuk program Umroh 2017,  yang dimulai November 2016 hingga Mei 2017, berharap bisa memberangkatkan sebanyak 50.000 jamaah.

    “Tahun lalu kita berangkatkan sekitar 50.000 jamaah. Tahun ini kita berharap bisa tumbuh meski tidak terlalu besar,” harapnya.

    Dari jamaah yang berangkat, sekitar 50 persen kuota diisi program promo dengan berbiaya ekonomis, 35-40  persen program reguler dan sisanya diisi oleh jamaah VIP.

    http://www.jawapos.com/read/2016/11/07/62621/penyelengara-umroh-berharap-arab-saudi-tinjau-kebijakan-biaya-visa/1

  • First Travel Sikapi Rencana Visa Berbayar

    By admin on 06-Nov-2016

    Jakarta – Pemerintah Arab Saudi diketahui telah merilis rencana untuk memberlakukan pengenaan biaya terhadap visa haji dan umrah.

    Direktur First Travel, Andika Surachman, mengatakan, sebuah regulasi dibuat untuk ketertiban dengan tujuan kesejahteraan, kenyamanan, keadilan, dan sejenisnya.

    “Itu prinsip dasar mengapa regulasi dibuat,” kata Andika, disela press confrence Manasik Umrah dan Dzikir Akbar First Travel, di Masjid Istiqlal, Jakarta, Minggu (6/11).

    Menurut Andika, kebijakan itu diharapkan tidak revolusioner. “Harapan kami, kebijakan visa berbayar rencana akan diterapkan tidak revolusioner, namun bertahap agar para penyelenggara juga dapat mengikuti. Seperti bermain musik, penyanyi akan lebih mudah mengikuti irama yang dimainkan,” kata dia.

    Visa Diurus Melalui Asosiasi

    Bukan hanya visa berbayar yang menjadi kejutan oleh para penyelenggara umrah dan haji khusus. Pengurusan visa umrah melalui asosiasi juga mendapat perhatian dari beberapa kalangan, seperti ormas Islam, KPPU, juga DPR RI. Bahkan DPR tidak mendukung hal ini karena akan menambah birokrasi pengurusan visa.

    “Jika rencana itu berjalan dan disetujui oleh pemerintah melalui sebuah regulasi dalam hal ini Kementerian Agama sebagai orang tua kami, tentu kami sebagai anaknya tentu akan mematuhinya,” kata Andika.

    Terkait visa berbayar dan visa diurus melalui asosiasi, lanjut dia, pihaknya akan menunggu keputusan dari Kementerian Agama.

    “Tentu keputusan yang akan diambil nantinya akan bijak, santun dan bermartabat untuk kami para penyelenggara haji dan penyelenggara umrah, kita tunggulah bagaimananya,” kata Andika.

    Dalam penginformasian rencana kebijakan visa berbayar, Andika merancang pemberitahuan kepada seluruh calon jamaah umrah.

    “Peningkatan pelayanan jadi tujuan, itu sudah menjadi platform kami dalam memberikan pelayanan. Saya berjanji akan terus untuk mempertahankan dan lebih meningkatkan layanan paket umrah promo travel kami. Paket untuk memberikan kesempatan seluasnya bagi umat yang berpenghasilan minim atau di bawah rata-rata dan sangat berniat ingin menunaikan ibadah umrah dengan harga yang terjangkau,” kata Andika.

    Andika sangat yakin kekuatan managemen yang dia bangun dan sudah punya standar ISO serta dukungan dan doa seluruh calon jemaah umrah akan menjadi tonggak kuat untuk menopang janji itu.

    “Kami yakin umat Islam memilih kami sebagai pilihan terbaik sebagai media untuk perjalanan penyelenggaraan umrah,” tambahnya.

    Feriawan Hidayat/FER

    BeritaSatu.com
    http://mediakita.co.id/first-travel-sikapi-rencana-visa-berbayar/

     

  • First Travel Lebih Banyak Berangkatkan Jamaah Umrah Paket Promo

    By admin on 06-Nov-2016

    Media Release | Jakarta: Biro penyelenggara haji dan umrah First Travel, lebih banyak memberangkatkan jamaah umrah yang mengambil paket promo. Yakni sebanyak 50 persen dari total jamaah umrah.

    ”Sedangkan 35-40 persen adalah mereka yang mengambil paket reguler, dan sisanya paket VIP dan Umrah Plus,” ujar Presiden Direktur PT First Anugrah Karya Wisata (First Travel), Andika Surachman, dalam acara Manasik Umrah 2017 dan Dzikir Akbar di Masjid Istiqlal Jakarta, Minggu (6/11).

    Paket promo senilai Rp15 jutaan, lanjut Andika, merupakan salah satu paket yang jadi andalan First Travel. Dibanding paket reguler senilai Rp25 juta dan VIP sebesar Rp54 juta, tentu saja paket promo terbilang murah sehingga peminatnya membeludak.

    ”Melalui paket promo ini, kami ingin membantu masyarakat yang ingin sekali berangkat umrah namun dengan harga terjangkau. Meski terbilang murah, kami tetap menomorsatukan pelayanan,” ujar Andika.

    Bicara soal pelayanan, Andika mengatakan, pihaknya terus berupaya untuk meningkatkannya dari tahun ke tahun. Jamaah yang terus membesar, harus disertai dengan pelayanan optimal.

    ”Kami selalu berusaha agar selalu dekat dengan jamaah layaknya keluarga. Sampai pulangpun komunikasi tetap kami jaga. Itu sebabnya jamaah kami terus berkembang hingga ke daerah-daerah, termasuk Papua,” tuturnya.

    Saat ditanya soal target jamaah umrah yang berangkat pada 2017, Andika menjawab, ”Kurang lebih sama dengan tahun lalu, yakni 50.000 orang. Mudah-mudahan masih bisa bertambah.”

    Andika menambahkan, gelombang pertama jamaah umrah 2017, akan berangkat pada 16 November 2016. Jumlahnya sebanyak 165 jamaah. (Inggrid)

    http://www.media-release.info/first-travel-lebih-banyak-berangkatkan-jamaah-umrah-paket-promo/